Skip to main content

Kopi Sle

Sle

Buton
Bentrok Buton Hanguskan 87 Rumah Warga
241

Bentrok Buton : Kapolda Buru Pelaku Pembakaran, Warga Intruksikan Ganti Rugi

by Redaksi
posted onJune 6, 2019
nocomment

Sibernews.co - Kapolda Sulawesi Tenggara Brigjen Iriyanto menegaskan akan menangkap pelaku pembakaran rumah warga dan menindak provokator bentrok warga Desa Sampoabalo dengan Desa Gunung Jaya, Kecamatan Siotapina, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara.

"Polisi akan melakukan pencarian siapa pelaku yang melakukan pembakaran dan provokasi," kata Iriyanto saat berkunjung ke lokasi dua desa yang terlibat bentrok, di Kabupaten Buton, Kamis (06/6/19)

Bentrok warga Desa Sampoabalo dengan Desa Gunung Jaya itu, kata dia, mengakibatkan 87 unit rumah warga terbakar.

"Saya sudah koordinasi dengan gubernur. Gubernur akan memberikan kompensasi dan penggantian. Kerugian-kerugian silakan disampaikan kepada pemda," ujarnya.

Iriyanto mengatakan, polisia bersama TNI akan bersama-sama membangun rumah-rumah korban kebakaran itu.

"Kami harapkan dan mohon dengan sangat kepada warga kedua pihak agar menahan diri. Ini adalah hari yang sangat kita tunggu-tunggu yaitu hari yang fitri," ujarnya.

Menurut dia, Lebaran seharusnya menjadi momentum untuk memupuk tali silaturahmi dengan saling maaf memaafkan.

"Saya imbau masyarakat untuk tetap tenang. Provokator dan pelaku pembakaran rumah akan ditindak sesuai aturan perundang-undangan," katanya.

Sementara, Kapolres Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara, AKBP Andi Herman meminta warga dua desa yang bertikai agar bersikap tenang dan tidak mudah terprovokasi.

"Saya minta semua pihak untuk mempercayakan dan menyerahkan persoalan ini kepada pihak kepolisian. Kami lagi atur strategi," imbaunya kepada warga di lokasi kejadian, di Buton.

Akibat bentrok itu, ratusan warga mengungsi. Mereka menyelamatkan diri ke desa tetangga dan sebagian masih bertahan guna berjaga-jaga dilokasi kejadian.

Saat ini, dilokasi kejadian aparat kepolisian dan TNI bersiaga di pintu masuk kedua desa tersebut.

Aparat gabungan itu mencoba menghalau pergerakan sejumlah massa yang terlihat mencoba memasuki Desa Sampoabalo. Upaya pihak kepolisian juga melakukan pencegahan dan melakukan mediasi. (mas)

Headline
Top story

Ayo Investasi Menuju Bengkulu Maju

investasi