Skip to main content
Hijrah yuk
Jadilah wanita yang sulit di dapat namun beruntung di miliki

Teruslah Menjaga Diri Karena Kita Tidak Tau Amal Ibadah Mana yang Akan Menyelamatkan di Akhirat Kelak

by Redaksi
posted onJuly 10, 2019
nocomment

Sibernews.co - Pernah tidak kalian merasa risih dan bertanya-tanya mengenai diri kalian sendiri, ketika kamu melihat teman kamu mempunyai pasangan, sedangkan kamu asik melakukan semua degan sendiri atau bersama teman-teman kamu, pasti di dalam hati kecil kalian berbicara, jangankan bisa mempunyai pacar, melihat laki-laki di warung pas kamu mau beli aja aku muter balik lagi hehehe benerkan...

Menjadi yang sulit untuk di dapat dan beruntung didapat itu tidak mudah ya, kita harus banyak bersabar dengan ujian duniawi pada saat ini, terutama dalam pergaulan bebas, saat ini kemuliaan wanita itu begitu jarang kita bisa bertemu dengan  wanita yang bisa menjaga dirinya, bahkan yang menyedihkan kemuliaan itu dicoreng hanya atas nama cinta, miris ya melihat perkembangan zaman saat ini begitu banyak yang telah terjerumus semoga kita tidak masuk kedalamnya ya sholeh, sholeha, Aamiin.

Kita pasti pernah merenungi perihal dosa berpacaran, sudah di jelaskan di dalam Al-Quran, dan janganlah kamu mendekati zina, dan pacaran adalah gerbang awal yang membuat kita melakukan zina.

Di dalam Al-Quran sendiri kita sudah tau ya kalau wanita ynag suci itu salah satunya adalah  ibunda dari Nabi Isa As, siapa yang tidak ingin menjadi wanita yang suci, selalu menjaga dirinya dari perbuatan-perbuatan Mungkar, semoga kita bisa sama-sama istiqomah Aamiin.

Di dalam Al-Quran dan Hadist disebutkan bahwa Siti Maryam yang tak lain adalah Ibunda Nabi Isa AS diriwayatkan sebagai wanita yang suci, mulia dan ia juga merupakan Ummul Mukminin yang dijamin masuk surga oleh Allah SWT. Rasulullah pernah bersabda,

"Pemuka wanita ahli surga ada empat. Ia adalah Maryam binti Imran, Fatimah binti Rasulallah SAW, Khadijah binti Khawailid dan Asiyah." (HR. Hakim dan Muslim)."

Masya Allah, bergetar hati kita ketika di sebut wanita suci yang sudah di sebut di dalam Al-Quran, beberapa kali dan telah di siapkan jannah khusus untuknya, Sholeh kita memang bukan wanita yang suci dan sebaik ibunda Maryam, tapi insyaallah kita selalu berjuang untuk menjadi wanita yang selalu menjaga akhlaknya, ibadahnya, dan juga ketaatannya, Aamiinn.

Di era perkembangan zaman saat ini, begitu banyak godaan, cobaan yang harus kita lawan supaya kita terhindar dari kemurkaan Allah, terutama bagi kita para wanita jangan pernah mengikuti atau bahkan berniat untuk mengikuti gaya kehidupan saat ini, dan pasti kalian pernah baca ini hadist ini,

"Dan aku melihat neraka. Aku belum pernah sama sekali melihat pemandangan seperti hari ini. Dan aku lihat ternyata mayoritas penghuninya adalah para wanita.” Mereka bertanya, “Kenapa para wanita menjadi mayoritas penghuni neraka, ya Rasulullah?” Beliau menjawab, “Disebabkan kekufuran mereka.” Ada yang bertanya kepada beliau, “Apakah para wanita itu kufur kepada Allah?”

Beliau menjawab, “(Tidak, melainkan) mereka kufur kepada suami dan mengkufuri kebaikan (suami). Seandainya engkau berbuat baik kepada salah seorang istri kalian pada suatu waktu, kemudian suatu saat ia melihat darimu ada sesuatu (yang tidak berkenan di hatinya) niscaya ia akan berkata, ‘Aku sama sekali belum pernah melihat kebaikan darimu’.” (HR. Bukhari no. 5197 dan Muslim no. 907).

Sudah dijelaskan, buka kelak penghuni neraka terbanyak adalah kaum Hawa, apakah kita termasuk?? Apakah ibadah kita sudah cukup untuk menjadi pengguna Jannahnya Allah Swt??, Apakah ibadah kita sudah baik, Sungguh hanya Allah yang tau, tugas kita terus memperbaiki diri dan semoga kita tidak termasuk kedalam golongan wanita yang begitu banyak masuk kedalam neraka Amiinn.

sholeha, Innama a’malu binniyyah” bahwa segala perkara ini tergantung dengan niat. Dan pastikan Niat kita berhijrah adalah karenaNya, Karena Allah SWT. Mungkin ketika nanti kita memulai berhijrah akan pasti ada saja cemoohan, ledekkan, atau bullying terhadap kita. Tapi, terkadang untuk sesuatu hal yang baik kita perlu untuk menjadi si tuli yang baik.

Kebanyakan wanita yang gagal hijrah adalah mereka yang suka menunda. “Ah nanti aja deh”. Kebiasaan kita adalah demikian karena rasa malas, perlu diketahui bahwa perkataan “sawfa.. sawfaa..”,”nanti aja deh… nanti aja” adalah bagian dari tentara – tentara iblis. Ingatlah nasehat Imam syafi’I “Aku pernah bersama orang – orang sufi. Aku tidaklah mendapat pelajaran darinya dari dua hal, dia mengatakan bahwa waktu bagaikan pedang. Jika kamu tidak memotongnya, maka ia yang akan memotongmu”

Rasulullah bersabda “Seseorang itu tergantung agama temannya. Maka, hendaklah salah seorang dari kalian melihat siapa temannya”(HR.Ahmad dan Tirmidzi) Jika kita memiliki sahabat – sahabat yang selalu membantu kita dalam ketaatan kepada Allah, pegang erat – erat dia, jangan pernah kau lepaskan. Karena, mencari sahabat yang baik itu susah, tetapi melepaskannya itu sangat mudah. Di mana kita bisa mencari sahabat yang baik? Jangan cari mereka di keramaian tempat – tempat yang menyanyi jingkrak-jingkrak tanpa memerhatikan busana nya yang minim itu. Mereka bisa di cari di tempat – tempat yang Allah selalu memberikan berkah seperti masjid, halaqoh, Bilik – bilik rumah tempat mereka bersujud. Memilih teman yang baik selagi muda adalah jalan menuju surga.

Untuk kamu yuk hijrah bareng, bentengi diri dengan akhlak yang baik, menjaga ibadah, menjaga pandangan, dan Jangan tergerus dengan perkembangan zaman saat ini tetaplah menjadi diri sendiri ya Sholeha insyaallah lelah mu menjadi Lillaah, dan Janna tempatmu di akhirat kelak Amiinn. (Wulan).

Headline

                  porwil