Skip to main content
pilkada
Roby Wijaya Pimpinan Divisi Corporate Secretary di Kantor Bank Bengkulu

Roby Wijaya Inisiatif Maju Pilkada Lebong

by Redaksi
posted onJuly 6, 2019
nocomment

Bengkulu, Sibernews.co - Pilkada Kabupaten Lebong berlangsung jelang 2020 nanti. Seperti diketahui, Bupati Lebong Rosjonsyah telah dua periode menjabat sebagai Bupati Lebong dan tidak dapat dicalonkan kembali. Untuk itu, beberapa figur baru dipastikan akan meramaikan pilkada Lebong.

Salah satu figur yang dianggap mampu menggantikan Rosjonsyah adalah Roby Wijaya, mantan Kepala Cabang Bank Bengkulu Muara Aman. Roby belum lama ini menjabat sebagai Pimpinan Divisi Corporate Secretary di Kantor Bank Bengkulu Pusat.

Roby lahir di Pangkalan Balai pada tanggal 7 September 1972. Bekerja di Bank Bengkulu sejak tahun 1999. Kiprahnya selama menjadi Kepala Cabang Bank Bengkulu di Muara Aman berhasil meninggalkan jejak positif sehingga melahirkan dukungan bagi dia untuk ke kursi bupati.

Meski Roby belum memberikan kepastian terkait pencalonan dirinya maju ke kursi kepala daerah Kabupaten Lebong, namun terpintas di benaknya ingin membangun Kabupaten Lebong. Saat ini, ia mengaku masih melihat survey di lapangan.

“Aku tidak mau jadi bupati kalau jadi bupati aku harus tunduk samo partai, atau jadi bupati aku harus curang, jadi bupati aku harus nekan orang, atau jadi bupati sekedar jadi bupati. Oleh sebab itu membangun Lebong, idak harus jadi bupati, kan?” candanya saat dikonfirmasi oleh media ini, Sabtu (06/07/19).

Saat ini ia tengah mempertimbangkan apakah harus maju atau tidak ke bursa pemilihan kepala daerah Kabupaten Lebong, pasalnya ia menanggapi bahwa dengan kekuasaan maka bisa memberi pengaruh kuat atas pembangunan itu.

 

Roby wijaya

“Inilah pertimbangannya. Saya harus maju karna masyarakat yang meminta saya jadi bupati” ungkap Roby yang dikenal sebagai penyuka sastra, musik rock dan sepak bola.

Selanjutnya, ditanggapi salah satu teman dekatnya, Wobowo Susilo mengakui figur Roby mendapat tempat di kalangan masyarakat. Hal itu bisa menjadi modal dasar seseorang untuk menjadi pemimpin di daerah.

"Siapa saja pada prinsipnya boleh menjadi calon bupati di Lebong, asal dia memenuhi aturan yang diatur sesuai undang-undang, selain itu, saat ini demokrasi sudah maju, politik primordial dan identitas saatnya dijauhi, selain merusak demokrasi, juga membuat daerah tidak maju," ungkap Bowo.

Dikatakan Bowo, sosok Roby merupakan kombinasi ketokohan yang lengkap. Selain menguasasi dunia ekonomi, Roby juga merupakan pehobi olahraga Sepak Bola juga hobi dunia musik.

"Sisi lain dari pemimpin adalah egalitarian, supel dan paham semua sisi kehidupan masyarakat, itu ada pada diri Roby," tutur Bowo.

"Beliau jelas paham birokrasi, pengalaman di dunia perbankan menjadi modal mengusasi ilmu birokrasi, disatu sisi Roby juga paham keuangan. Inilah modal dasar, soal leadership, saya rasa sudah tidak perlu diragukan lagi, Roby adalah pegawai karir," imbuh Bowo. (mas)

Headline

                  porwil